Sabtu, November 10, 2007

Bahasa Inggris versus Bahasa Indonesia: Pilih Mana?


Jika diminta memilih, Anda lebih suka menulis blog dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?

Jawabannya hampir bisa ditebak: bahasa Indonesia.

Ya, masuk akal. Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu kita. Bahasa yang kita gunakan sehari-hari. Bahasa yang kita kenal sejak kecil. Menulis dalam bahasa ibu kita sendiri tentu bukan sesuatu yang sulit.

Bahasa Inggris, di lain pihak, adalah bahasa asing. Bahasa yang hanya kita "pelajari" di sekolah. Bahasa yang berjarak teramat jauh dari keseharian kita.

Persoalan muncul ketika pertanyaan sedikit diubah: Jika Anda harus menulis blog demi tujuan mendulang uang lewat internet, bahasa apakah yang Anda pilih?

Jawabannya berbeda: bahasa Inggris.

Dan inipun masuk akal. Pertama, sebagian besar program pendulang uang melalui internet saat ini hanya menerima blog-blog berbahasa Inggris (silahkan klik disini link dari Internet World Stats 2007 untuk melihat dominannya negara-negara English-speaking country). Kedua, sebagian besar pemakai internet (dan sekaligus konsumen produknya) saat ini adalah penduduk negara-negara berbahasa Inggris (silahkan klik disini link dari Internet World Stats 2007 ini).

Dilematis?

Menulis dalam bahasa Indonesia, tidak akan pernah maksimal merasakan pundi-pundi dollar masuk ke kantong kita. Menulis dalam bahasa Inggris, bisa mati berdiri. Hehehe.

Ketika dipaksa harus menulis dalam bahasa yang bukan bahasa ibu kita, apa pilihannya? Hehehe. Ya, copy-paste. Sebagian karena terpaksa, sebagian yang lain karena malas.

Tetapi memaksakan diri menulis dalam bahasa Inggris demi tujuan mendulang dollar sementara kemampuan grammar masih nol besar, bagi saya, tidak akan memberikan imbalan maksimal.

Sampai kapan mau copy-paste? Sampai kapan mau membohongi diri sendiri?

Saya sendiri yakin suatu saat blog-blog berbahasa Indonesia akan punya daya tawar tersendiri di komunitas internasional. Sekedar informasi, pengguna internet di Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-14 di seluruh dunia, dibawah Kanada dan diatas Australia (silahkan klik disini link dari Internet World Stats 2007 ini). Di Asia, Indonesia menduduki peringkat ke-5 setelah China, Jepang, India dan Korea Selatan (silahkan klik disini link dari Internet World Stats 2007 ini).

Jumlah penduduk Indonesia adalah pangsa pasar yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk nomor empat di dunia, dibawah Amerika, India dan China (silahkan klik disini link dari Internet World Stats 2007 ini).

Barangkali yang mendesak kita lakukan sekarang adalah: pertama, memperbanyak jumlah blogger di Indonesia sehingga diperhitungkan di komunitas internasional dan menarik semakin banyak pemasang iklan di pasar Indonesia (salah satu tujuannya agar Google Adsense men-support bahasa Indonesia); kedua, menulis blog dengan bahasa Indonesia yang "enak dibaca" (baik dan benar sesuai EYD, belum tentu enak dibaca bukan?) sehingga semakin banyak orang yang tertarik membaca blog; ketiga, bertanggung jawab sebagai blogger Indonesia yang membawa nama baik Indonesia di dunia internasional (jangan bikin masalah dengan mass invalid click atau phishing).

Wah, lha kok jadi serius begini. Hehehe.

Intinya saya mau bilang: nge-blog-lah dengan cinta. Jangan diperbudak oleh apapun. Jangan copy-paste jika memang sulit menulis dalam bahasa Inggris. Tidak perlu membohongi diri sendiri.

"Mari menulis blog dengan cinta (dalam bahasa Indonesia)."

Disclaimer: Sampai hari ini, Blogguebo (masih) merupakan blog pribadi. Apa yang tertulis di posting ini adalah pandangan pribadi. Jadi sebelum keduluan, dilarang protes. Hehehe.

(Gambar diambil dari Internet World Stats 2007)

Medhy Aginta Hidayat

Tulisan yang relevan dengan posting ini:
"Klik Klik Klik Dapat Duit?"
Memulai Bisnis Online?
Monetisasi Blog Anda: (1) Program Paid-to-Write

16 Komentar:

icoez mengatakan...

kalo saya pilih buat judul topik bahasa inggris, tapi isi tetep bahasa ind. Biar orang luar ketipu

Medhy Aginta Hidayat mengatakan...

Icoez: Hehehe. Adsense-nya tetep nggak bisa muncul Mas Icoez.

icoez mengatakan...

Pusing nh,gmana ya biar ilang tuh PSA?

Medhy Aginta Hidayat mengatakan...

Icoez: Mas Icoez, Adsense for Content memang di-set up hanya untuk content berbahasa Inggris. Jadi kalau content-nya bahasa Indonesia, yang muncul pasti PSA.

Kalau mau ilang, ya dilepas lagi kode Adsense for Content-nya. Untuk content berbahasa Indonesia, kita hanya bisa memasang Adsense for Search dan Referrals, seperti di blog ini.

Moga-moga nggak tambah pusing. Hehehe.

MySumobekti mengatakan...

english sih litel litel ai can lah....

Medhy Aginta Hidayat mengatakan...

MySumobekti: Sama Mas. Litel litel ai ken juga. Hehehe. Thanks komentarnya Mas.

andromeda mengatakan...

mau meningkatkan klik adsense?

coba aja visited ke

http://45al.blogspot.com/

dapatkan informasinya dan dijamin 100% pendapatan meningkat

Medhy Aginta mengatakan...

Andromeda: Thanks for infonya, Mas. :)

Kuya mengatakan...

Selama ini blog yang saya buat untuk Adsense tidak berisi artikel, melainkan konten download, jadi tidak terlalu repot cas cis cus namun tetap dianggap english content :D.

Lagipula --pendapat saya-- Adsense makin rese' dengan segala peraturannya. Jadi saya mulai "pindah ke lain hati" sejak perpindahan tahun .

Btw, salam kenal :).

Medhy Aginta mengatakan...

Kuya: Salam kenal juga Mas. Thanks sharingnya. :)

strato mengatakan...

wah..keren juga ya negara kita..tapi wajar juga coz mengingat penduduk di indonesia kan buanyak

Medhy Aginta mengatakan...

Strato: Bener Mas. Tinggal diberdayakan lebih baik lagi.

ruby mengatakan...

Terimakasih infonya...
Blog ini memeang luar biasa

Salam kenal dari: Ruby'Weblog
di: http://pusat-akademik.blogspot.com/

Medhy Aginta mengatakan...

Ruby: Thanks apresiasinya Mas Ruby. Semoga bermanfaat. :)

ali mustika sari mengatakan...

wah saya pilih indonesia.karena saya orang indonesia dan bangga jadi warga indonesia...:)

mas gepeng mengatakan...

wah2...
keliatany Medhy tau persis ap yang lg ak alamin
emang sih saya agak malez nulis blog inggris,dan terpaksa menulis artikel bahasa inggris..
tapi saya g mau menyrah ...

Poskan Komentar