Senin, Desember 18, 2006

Maku-Donarudo dan Biitoruzu


Setiap bahasa punya keunikan. Kita sering bilang bahasa Indonesia itu mudah. Ia tidak kenal tenses. Ia tidak kenal sex differences. Kalimat: "Ia pergi ke Surabaya", bisa punya arti banyak. "Ia", boleh jadi laki-laki, boleh jadi perempuan. "Pergi ke Surabaya", boleh jadi kemarin, sekarang atau besok, atau tahun depan.

Gampang.

Momok ketika belajar bahasa Inggris adalah tenses. Lalu kita bilang bahasa Inggris itu susah.

Padahal buat orang Inggris, bahasa mereka sangat mudah.

Buat orang asing, bahasa Indonesia justru susah. Pertama, sulit membedakan laki-laki atau perempuan. Kedua, sulit menebak kapan suatu tindakan dilakukan. Ketiga, terlalu banyak bentukan awalan-sisipan-akhiran. Dalam bahasa Inggris, misalnya, awalan-sisipan-akhiran tidak dikenal.

Bahasa Jepang lain lagi.

Tentu, buat orang Jepang bahasa mereka mudah. Tapi buat kita, bahasa Jepang sungguh tidak mudah. Struktur kalimat Nihongo, atau bahasa Jepang, berbeda dengan bahasa Indonesia atau Inggris. Kita bilang "Saya baca buku." Orang Inggris bilang "I read a book." Orang Jepang bilang "(Watashi wa) hon o yomimasu". Terjemahannya: "(Saya) buku baca." (Saya) seringkali dihilangkan. Predikat di akhir kalimat. Jadi berkebalikan dengan bahasa Indonesia (dan bahasa Inggris).

Semakin susah karena bahasa Jepang menggunakan 3 huruf sekaligus: Hiragana, Katakana dan Kanji. Yang terakhir ini sama dengan huruf China.

Jadi bahasa memang unik.

Yang menarik, bahasa Jepang mengenal kata-kata serapan dari bahasa asing yang ditulis secara khusus. Katakana adalah huruf Jepang yang dipergunakan khusus untuk menulis kata-kata serapan. Misalnya nama orang, nama merek, nama tempat, atau nama benda yang mentah-mentah diadopsi dari bahasa asing.

Persoalannya, bahasa Jepang tidak mengenal huruf konsonan di akhir kalimat. Semua diakhiri dengan huruf hidup. Satu lagi, orang Jepang sulit melafalkan huruf "L". Ingat kan, iklan salah satu produk minuman suplemen dengan keyword "Ruaarrr biasaa!!

Jadinya, banyak kata serapan yang menjadi lucu ketika dilafalkan dalam bahasa Jepang. Iseng-iseng saya catat beberapa contohnya:

McDonalds menjadi Maku-Donarudo
Hamburger menjadi Hanbaagaa
Adidas menjadi Adidasu
Italia menjadi Itaria
Sandwich menjadi Sandoichi
Mike Miller menjadi Maiku Miraa
Bali menjadi Bari
Taxi menjadi Takusi
Christmas menjadi Kurisumasu
Classic menjadi Kurasiiku
Instant menjadi Insutanto
Beer menjadi Biiru
Test menjadi Tesuto
Email menjadi Imeeru
Tenis menjadi Tenisu
Hotel menjadi Hoteru
Pamphlet menjadi Panfureito
Golf menjadi Gorufu
System menjadi Sisutemu
Group menjadi Guruufu
Coat menjadi Kooto
Speech menjadi Supiichi
Meter menjadi Meetoru
Beatles menjadi Biitoruzu

Bahasa memang unik. Kadang lucu.

Tetapi, hemat saya, soal beda budaya tidak untuk ditakar baik-buruk. Menenggang perbedaan, itulah seninya.

Medhy Aginta Hidayat

Artikel ini bermanfaat untuk Anda? Klik disini untuk berlangganan Blogguebo.

Tulisan yang relevan dengan posting ini:
Yamamba dan Perlawanan Budaya
Shinto, Genze Riyaku dan Azimat
Mari Melahirkan Anak di Jepang

36 Komentar:

心灵 mengatakan...

顶!

Atniga Tayadih mengatakan...

Wah, ada yang berkomentar dalam bahasa Jepang. Bingung saya. Hehehe. Doumo arigatou.

wd mengatakan...

Mas.. bahasa Jepang-e : awas ati2 ada copet Mas.. Mbak.. Pak.. Bu.. apa yha..?

suka kasian sih liat banyak turis Jepang jadi sasaran empuk para copet di sini.. :)

Niwatori mengatakan...

Haik, nihongo wa muzukashii to omou. Dah belajar lama ngga bisa-bisa, apa sayahnya yg lemot yah? Hehehe

evi mengatakan...

wuih...susah juga ya bhs jepang, boso jowo ae Pak.....hehehe....
maaf lagi males nulis nih.
salam kenal......

T A T A R I mengatakan...

bahasa jepang itu gampang2 susah...
makasih sudah mampir..salam kenal ya pak

mutiara nauli pohan mengatakan...

ogenki desu ka..

waktu kuliah dulu aku juga ambil kelas bhs jepang dulu sih masih bisa tapi sekarang udah hilang semua nya hehehe

salam kenal mas
makasih dah mampir

andri mengatakan...

kebetulan kerjaku di kantor yang multi-bangsa, ada juga beberapa orang jepang disini, jadi memang mesti familiar dengan lafal2 inggris mereka . Tapi uniknya di kantorku ada orang Jepang yang malah gak bisa ngomong R, tapi malah jadi L :-)

yanti mengatakan...

banyak yang bilang, bahasa itu mencerminkan 'sifat' penuturnya.

dalam bahasa Sunda dan Jawa ada tingkatan bahasa. ngomong dgn teman, beda dgn ngomong dgn ortu. ada "kuring" dan "abdi" untuk "saya".
sementara dalam bahasa2 Eropa Barat, yang lebih membedakan adalah, laki atau perempuan.. ada "he" dan "she" untuk "dia".

guru bhs Jermanku pernah bilang, "bahasa Jerman itu penuh aturan, tapi ga ada aturan yang ga ada pengecualiannya".
halah.. repot amat :P

jt mengatakan...

rucu sekari..hahahaha

Hedi mengatakan...

Saya jadi inget temen dari Jepang yang bilang airport malah kayak ngomong depok :D

dirac mengatakan...

wah, ternyata bahasa Jepang itu susah juga ya? padahal saya lagi pingin belajar bahasa Jepang nich..

Btw, dilihat dari gaya tulisannya, kayaknya Masnya orang Jogja ya? *tebakan ngawur*

senja mengatakan...

wah boleh nih om senja minta diajarin...hehehe

irwan mengatakan...

klo gitu orang jepang manggil gw jadi 'iluwan' dong??...
xixixixi... :D

kenny mengatakan...

heheheh..bener2 gak bisa nyebut 'L' tp lumayan jg skr si boss udah bisa ngeralat sendiri sebutannya

fahmi jelek mengatakan...

eh bahasa klingon bisa jadi lebih menarik kali yah :D

[irwan] mengatakan...

Arigatou Gozaimasu.

mpokb mengatakan...

kayak bahasa jerman dong yak? banyak kalimat yg berpredikat di belakang. jadi orang mesti denger sampai kalimat habis untuk mengerti maksudnya... cocok untuk belajar jadi pendengar yg baik, bukan? salam buat dora emon yak :D

[irwan] mengatakan...

Nice Blog.

za mengatakan...

arigatou... udah mampir...^_^

pasti izza, gak bisa dibasa jepangin yo mas....:D

Atniga Tayadih mengatakan...

Semuanya:
Terima kasih banget atas kunjungan dan komentarnya. Apapun komentarnya, sangat saya hargai lho. Jadi semangat!
Dirac:
Saya 7 tahun di Jogja. Tapi bukan orang Jogja. Hehehe. Tebak lagi!
Senja:
Diajari? Boleh. Tapi bayarnya pake Yen, ya. Hehehe

bu guru mengatakan...

site = sito
yang saya heran mo 13 ato 30 mereka bilanga sarty....
thankyu = sankyu
weleh mpe hrus pasang kuping bener klo merke ngomong...

Ferunando San mengatakan...

saya suka yg terakhir Biitoruzu! Reenno (Lennon), Makateruu (McCartney), Harrsong (Harrison), Ringgo San (Ringo). halah. :D arigatou (sambil ngeden). haik, makasineee Atniga San! (muka saya mulai merah nih, ngeden terus!). :D

sutrisno mahardika mengatakan...

kula ra ngerti, blas!

Bangsari mengatakan...

nippon jin deska?

Bangsari mengatakan...

eh, bener ngga sih tulisanku diatas? maaf. he..he..

Atniga Tayadih mengatakan...

Bangsari:
Nihonjin? Wah, ora Mas. Lha, iki nulis ngganggo boso Jowo. Hehehe. Thanks udah berkunjung Mas.

sakuralady mengatakan...

Ii desu ne.
Nulis artikel yang lain donk mas.. :)

Atniga Tayadih mengatakan...

Sakuralady:
Ditunggu aja ya. Moga-moga ada energi lebih untuk menulis soal yang lain. Thanks kunjungannya.

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang mengatakan...

bahasa jepang itu susah ya apalagi tulisannya waduh...kayaknya kalo ga telaten ga bakalan bisa.

astaga.com lifestyle on the net mengatakan...

wah butuh kerja keras untuk belajar bahasa jepang ya. Astaga.com lifestyle on the net

astaga.com lifestyle on the net mengatakan...

kaya orang indo ya

pay per lead mengatakan...

ragam budaya ragam bahasa cuma ada di INDONESIA

Anonim mengatakan...

Wristbands are encircling strips that can be worn on the wrist, made of any variety of materials depending on the purpose. thpmas sabo There are many types of wrist bands available in the market today. thomas sabbo You can find lot of choices for yourself to select from rubber bands, plastic bands, vinyl bands, silicon bands etc. tomas sabo Silicone is a semi-inorganic polymer that is capable to withstand heat, flexible and water resistant. thomassabo Due to these qualities, silicone is used for a wide range of products, including silicone bracelets. homas sabo
They are trendy, inexpensive jewelry items very colorful, durable and give comfort.

Anonim mengatakan...

Procuring cheap christian louboutin shoes co uk Jewellery regarding Mother As soon as christian louboutin grey suede ankle boots effort refers buy diamond christian louboutin piros 120 boots jewelry for the purpose of Mother you will notice engagement rings 80 off uk christian louboutin belongs to the top novelties you'll christian louboutin cut out boots be able to supply your mother. You'll find so many reasons why people black glitter christian louboutin pumps today might wish to current its mother's along with items. A birthday as well as mom's birthday are in all probability a couple of of the christian louboutin sale 8 5 shoes very most hardship to assist you to prefer where can i buy christian louboutin shoes in the uk a quality gift idea with respect to your mom, bracelets is usually something you folks will always demand and also have on. In this posting you can get six practical techniques for buying the perfect buy christian louboutin online uk Single parent's expensive jewelry. There where to buy christian louboutin shoes uk are several items you will need to be aware of might be that special gift for Mom. Keeping the following pointers at heart can help you avoid problems and inconveniences.

blog free download mengatakan...

seperti itu ya maksud dari maku donarudo

Poskan Komentar

Comment Policy:
Kolom komentar ini dilengkapi dengan fitur Spam Detection.
Komentar yang tidak menggunakan NAMA YANG SEBENARNYA dan terdeteksi sebagai spam akan dihapus.
We're all hate spammers, right? Please, don't be spammer too. Thanks for your awesome comments.